Kamis, 22 Desember 2016

Happy Anniversary 3rd, Aderation Project!

Hari ini, Aderation Project berusia 3 tahun. Wow! Rasanya nggak percaya, project yang dijalankan bersama sahabat saya sejak akhir SMA masih berjalan dan bertahan sampai saat ini. Ya, meski dua tahun belakangan saya menjalaninya dengan LDR Blitar-Surabaya dan membagi waktu antara kuliah dengan bisnis, tapi saya enjoy aja sih hihihi soalnya ini memang mimpi saya dari dulu. Dan mimpi itu harus diperjuangkan, kan?

Tiga tahun bersama Aderation Project merupakan tiga tahun yang luar biasa bagi saya. Kolaborasi bersama sahabat saya (Heni Ika Dewi Lestari dan Angga Salim Yusupian) untuk mendirikan bisnis kado handmade yang merupakan mimpi saya sedari dulu. Ah rasanya kayak masih kemarin gitu tercetus ide ini hahaha. Dan sekarang gak kerasa udah tiga tahun aja.

Bersama dengan Aderation Project, saya belajar banyak hal baru. Mulai gimana caranya menciptakan produk, memasarkan produk, mencuri hari para customer (yang kita sebut dengan Aderafriend), berkolaborasi dengan banyak orang, berkenalan dengan banyak orang, belajar untuk lebih sabar dan ramah, disiplin bagi waktu, menghadapi orang dengan karakter yang berbeda-beda, belajar untuk berkomitmen dengan mimpi, dan masih banyak lagi. Alhamdulillah, bersyukur.

Memang, selama tiga tahun Aderation Project berdiri, masih banyak kurangnya. Kayak masih slow respon buat balesin chat, produknya masih itu-itu aja, dan yang kadang bikin saya sedih adalah banyak Aderafriends yang mau pesen produk doodle atau handmade saya tapi terpaksa di cancel , karena saya hanya nerima orderan kalau waktu pulang ke Blitar (makanya saya selalu sistem pre order, nunggu terkumpul dulu baru dikerjain kalo udah pulang ke Blitar) sedangkan orderan harus jadi sebelum saya pulang hiks. Seandainya saya punya sayap kan enak bisa bolak-balik Blitar-Surabaya, atau punya asisten atau teman hidup yang bisa diandalkan...... *eaaa curhat

Semoga dengan bertambahnya usia, Aderation Project bertambah baik pula. Berkolaborasi dengan orang lain lebih banyak lagi (semoga segera bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain), memberikan kebahagiaan dan manfaat lebih banyak lagi terhadap sekitar, belajar teknik marketing dan manajemen lebih banyak biar gak amburadul (terkendala juga disini nih), nambah store baru (aamiin aamiin aamiin!), bisa menambah produk lebih banyak biar gak bosen, DAN YANG PASTI saya gak LDR lagi menjalani bisnis ini hehehehe doakan yah!

Saya menyadari, perjuangan masih sangat panjang. Harus tetap berjuang dan memberikan yang terbaik untuk Aderafriends yang setia order sama kita! Yay, semangat! 

 Tiga orang dibalik Aderation Project ahahaha

Aderation Project waktu pertamakali buka stand bazaar di kampus C Unair, September 2014. Gak kerasa. Hehehehe

Have a nice day!

Love,
Andhira A. Mudzalifa

Jumat, 16 Desember 2016

Pulang

"Sebab seperti kau yang punya tempat untuk pulang di senjakalamu, begitu juga kelana yang ada dalam dirimu, yang senantiasa jauh dan sendiri. Rumahmu adalah tubuhmu yang lebih luas. Ia tumbuh di bawah matahari dan tidur di ketenangan malam, bukannya tanpa mimpi.” – Kahlil Gibran

Beberapa hari yang lalu, saya memutuskan untuk pulang ke rumah setelah sekian minggu terkurung di kota rantau untuk melaksanakan ujian semester. Sebenarnya disela-sela ujian itu bisa pulang waktu weekend, tapi saya memilih untuk tidak pulang hingga ujian selesai. Kebetulan hari Senin ada tanggal merah, jadi ada kesempatan 3 hari untuk di rumah.

Tiga minggu lamanya gak pulang. Lumayan kerasa sih bagi saya, soalnya hampir setiap minggu saya selalu menyempatkan diri untuk pulang ke rumah. Walau harus menempuh perjalanan hampir 6 jam, tapi rasanya ada kebahagiaan dan kelegaan tersendiri bisa menghabiskan akhir pekan di kota sendiri.

Tapi kepulangan ke rumah kali ini terasa sangat berbeda.

Sebelumnya, saya merasa bahwa pulang adalah saat-saat dimana kita kembali ke kampung halaman kita, kembali berkumpul dengan keluarga dan sahabat yang kita sayangi. Sudah, hanya itu saja.

Untuk kali ini, arti 'pulang' bagi saya memiliki makna yang lebih mendalam dan lebih berarti.

Saya tiba-tiba seperti mendapatkan energi positif yang baru setelah pulang dan bertemu dengan Bapak, Ibuk, kedua adik saya, tetangga, dan sahabat-sahabat saya. Entah mengapa, tiba-tiba muncul rasa semangat baru untuk menjalani hidup, haha. Mungkin efek kejenuhan dan stress yang amat sangat setelah menjalani ujian yang cukup lama.



Pulang ke kota asal kali ini, membuat saya merasa begitu dicintai dan dianggap 'ada'. Dinanti kepulangannya oleh keluarga *GR dikit gapapa la yau wqw*, ditunggu kehadirannya oleh sahabat-sahabat saya yang bertanya "Dhira kapan pulang Blitar? Ayo meet up!". Membuat saya semakin bersyukur, dikelilingi oleh orang-orang yang begitu baik. Seakan Allah mengerti bahwa saya membutuhkan kehadiran mereka untuk menjalani hidup.

Dan pulang juga membuat saya kembali merasakan kedamaian. Membersihkan hati dan pikiran-pikiran yang kacau, mengobati kesedihan yang dipendam sendiri. Merasakan kembali hawa dingin, bau sawah yang begitu menyejukkan, kota yang tenang tanpa macet, yang tak bisa saya temui di kota rantau tempat saya berkuliah. Sungguh, kebahagiaan sederhana yang tak bisa digantikan dengan apapun.



Mungkin bagi kebanyakan orang ini terasa berlebihan bahkan alay haha. Tapi ini murni berdasarkan apa yang saya rasakan saat pulang beberapa hari yang lalu.



Kembali saya menemukan alasan kenapa saya memilih untuk pulang hampir setiap minggunya selain untuk bertemu dengan keluarga (saya mah anaknya gak bisa kalo gak ketemu langsung sama keluarga, walau udah telepon selama apapun. Harus ketemu walau cuman sehari dua hari. Heheu. Rasanya ada kelegaan dan kepuasan tersendiri bisa ketemu keluarga dan bertatap muka langsung dengan mereka). Ya, untuk kembali mendapatkan energi positif, kenyamanan dan ketenangan diri yang tak saya temukan di kota rantau, walau udah lebih dari 2 tahun saya berada di kota rantau ini.

Teruntuk kalian yang sudah lama berada di kota rantau, jangan lupa untuk menyempatkan pulang. Temui kedua orangtuamu, kakak maupun adik-adikmu yang walaupun kadang bikin sebal, tetapi hanya mereka lah yang mau menerima apa adanya dirimu. Temukan kembali energi positif yang tak kau temui di kota rantaumu (rasanya beda loh di kota sendiri sama kota rantau!) dan nikmati kedamaian dan ketentraman kota sendiri yang lama gak pernah kamu temui. 


"Home is where the heart is" 

Have a nice day!


With love,

Andhira A. Mudzalifa

Jumat, 02 Desember 2016

#BebikinanDhira - DIY Scrapbook

Halooooooo, Selamat memasuki bulan Desember semuanyaa hihihi. Duh gak kerasa banget yah udah masuk penghujung tahun 2016. Semoga semua target yang ingin dicapai tahun ini sudah terealisasikan semuanya yaa hihihi aamiin aamiin aamiin!

Bulan kemarin, tepatnya tanggal 21 November adalah ulang tahun salah satu sahabat saya, Achmad Ainulla. Dia adalah sahabat cowok saya yang paling super, yang jadi tempat curhat saya, yang suka saya bully, yang sering ngajakin main-nongki kalo kita pas sama-sama pulang ke Blitar hihi. Iya, dia sekarang udah kerja di PJB (Pembangkitan Jawa-Bali) wilayah Pacitan. Semoga lancar terus kerjanyaaa! Hap hap semangat bosqu!

Dan kebetulan banget pas tanggal 21 itu saya gabisa pulang Blitar, padahal dia pas di Blitar HUHUHUHU kan sedih gabisa ditraktir langsung #eh. Enggak, saya juga luama banget gak ketemu sama ni bocah wkwk kangen lah. Ya sudah akhirnya saya cuman bisa ngucapin lewat BBM deh hiks

Saya sendiri juga mikirin mau bikinin kado apa buat sahabat saya yang satu ini. Fyi saya anaknya emang suka milih ngado orang-orang kesayangan dengan buatan sendiri alias handmade daripada beli hihihi. Ya walaupun emang kualitasnya gak sebagus yang di toko, dan bikinnya sesuka hati saya, tapi saya buatnya dengan cintah dan kasih sayang looh wqwq (bilang aja males beli kado, Dhir)

Akhirnya saya kepikiran buat ngado scrapbook, soalnya pengen ngasih kenang-kenangan berupa foto. Biar nanti pas waktu dia kangen sama temen-temen yang ada di Blitar, bisa langsung liatin scrapbooknya buat tombo kangen hihihi.

Rencananya abis saya selesai UAS sekitar bulan Desember, saya bebikinan scrapbooknya. Trus saya titipin sahabat saya Heni Ika Dewi Lestari (yang juga sahabatnya dia), kalo kalo kita gabisa ketemu langsung. TAPIIIIII ternyata dia mau ke Surabaya semingguan setelah dia ultah dan ternyataaaaa.... pas saya lagi UAS. Nahloh saya trus bingung dilema mau bikin trus ngasihin pas dia ke Surabaya atau pas saya selesai ujian.

DAAAANNNN, alhamdulillah banget hari dia kesini itu pas saya gak ada ujian. Dan alhamdulillahnya lagi, di mingu minggu itu ujian saya gak terlalu berat. Super duper kebetulan yang udah diatur sama Allah. Allah mah emang perencana yang terbaik. Kudu banyak-banyakin bersyukurnya hihihi.

H-1 dia mau ke Surabaya (dia kesini hari Rabu, tanggal 30 November), saya ngebut bikin scrapbooknya. Abis selesai ujian hari Selasa itu, saya mulai start ngerjain. Milih-milih foto trus nyetakin foto heuheu. Untung besokannya libur gak ada ujian. Kira kira abis Ashar saya mulai bebikinan scrapbooknya. Bongkar-bongkar kosan kira kira ada yang bisa dibuat bahan scrapbook apa enggak yah huahahaha iya emang saya menantang diri saya sendiri bebikinan scrapbook dengan bahan bahan yang tersedia di kosan (soalnya waktunya mepet chooy mau beli beli ini itu waktunya gak cukup) wqwq dan ternyataaaa, BERHASIL DONGS! yeyeyeye~~

saya keluarin hampir semua barang barang crafting saya yang ada di kos-kosan huahahahaha. Tapi akhirnya yang kepake cuman beberapa ajah dasar saya emang dudul

Bahan-bahan yang saya pake buat scrapbook kali ini antara lain ada kertas manila buat nempel nempelin fotonya, trus ada kardus buat covernya, kemudian ada pensil warna, double tape, pita kecil, kertas HVS, gunting, cutter dan plong-plongan.

Tuhkaan, simpel banget kan yah bahan-bahannya wqwq maklum dikejar waktu jadi desainnya juga simpel gak bisa yang aneh-aneh kayak yang biasanya saya buat hiks. Model scrapbooknya juga simpel kayak buku album foto biasa HUHUHU MAAFIN AKU NULAAAA :( tapi tenang aja, bikinnya juga tetep pake cinta dong yaah :p

Dan setelah 2 jam setelah ashar bebikinan sampe magrib trus dilanjut ngerjain keesokan paginya abis shubuhan (gegara abis magrib saya ada acara, jadi gabisa ngerjain. Pulang dari acara saya tetiba ketiduran jadi ngerjain pagi hari abis shubuh deeeh hihihiw) akhirnya jadi juga! Alhamdulilaaah :3 Dan beginilah penampakannya~

Ini covernya saya bikin dari kardus terus saya sampul pake kertas putih concrode gitu kalo gasalah namanya saya lupa -___- kertas concrode nya saya buntel buntel gitu loh biar ada pattern-nya wqwq unik kan ya :p Tulisan Achmad Ainulla itu saya bikin di kertas manila pake pensil warna :)


Sedikit 'Kata Pengantar' di halaman depan scrapbooknya huahuhaua maaf kalo alay :p

Background yang asal corat-coret wqwqwq. oh iya, kertasnya bagian pinggir itu saya gunting bergerigi biar unik :3

Hiasan yang ditempel di foto ini saya ngegambar sendiri loh! Gatau kenapa kalo udah pake pensil warna tangan saya suka gambar yang aneh aneh -_-



Saya pilihkan foto-foto yang banyak kenangan bersama temen-temen lainnya. Biar kalo kangen sama kita-kita bisa langsung lihat scrapbook ini hihihi buat tombo kangen ~




Oh iya, di setiap halaman dibalik foto-fotonya, saya tuliskan beberapa doa-doa dan harapan saya pada dia wkwk rahasia lah biar dia sendiri yang baca :p




Setelah selesai semuanya, saya plong pinggirnya trus saya satuin pake pita warna merah marun yang ukuran kecil hihi. Mau saya jilid spiral tapi kok gak ada gregetnya gitu yah, akhirnya saya jilid pake pita aja wuakaka

Rasanya ada kebahagiaan tersendiri kalo ngado dengan buatan tangan sendiri. Ya walaupun mungkin jelek dan kualitasnya jauuuuh banget sama yang ada di toko, tapi ada cinta di setiap proses pembuatannya loh :p dan lebih bahagia lagi kalo kado handmade saya jadi bahagianya orang yang saya kado huahahaha.

Sebelumnya maaf yaa kalo post ini semacam pamer pamer. Padahal gak bermaksud pamer looh huhuhuhuhu, cuman ngasih inspirasi kalo bingung mau ngado apa, terutama ngado seorang cowok hehehe. Rencananya saya pingin bikin tutorial sendiri diluar ngado gitu, tapi berhubung udah luama banget gak bikin tutorial dan juga kayaknya kedepannya udah gak sempet bebikinan lagi, akhirnya kemarin abis scrapbooknya jadi dan moto motoin scrapbooknya, tetiba kepikiran buat dijadiin bahan postingan. Hehehehe maafin yaaaa

Once again, barakallah fii umrik Inulaaaaa! Makasih udah jadi sahabat terbaik, terkonyol, tergila dan ter-ter-ter lainnya. See you again!

Love,
Andhira A. Mudzalifa